Prestasi Lorenzo di Valencia

Jorge Lorenzo menutup musim dengan manis usai memenangi seri terakhir di Valencia. Tapi secara keseluruhan, dia tak puas dengan performanya di sepanjang tahun. Di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (14/11/2016), Lorenzo memenangi balapan terakhirnya bersama Movistar Yamaha setelah finis terdepan dengan waktu 45 menit 54,228 detik. Pebalap yang akan membela Ducati di musim depan itu unggul […]

Jorge Lorenzo menutup musim dengan manis usai memenangi seri terakhir di Valencia. Tapi secara keseluruhan, dia tak puas dengan performanya di sepanjang tahun.

Di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (14/11/2016), Lorenzo memenangi balapan terakhirnya bersama Movistar Yamaha setelah finis terdepan dengan waktu 45 menit 54,228 detik. Pebalap yang akan membela Ducati di musim depan itu unggul 1,1 detik dari Marc Marquez dan lebih dari 6 detik dari Andrea Iannone di podium ketiga.

Bagi Lorenzo, ini adalah kemenangan keempatnya di musim 2016, usai sebelumnya didapat di Losail, Le Mans, dan Mugello. Jumlah kemenangan Lorenzo hanya kalah dari Marquez (5), yang menjadi juara dunia tahun ini.

Namun demikian, musim Lorenzo memang tidak bisa dibilang bagus. Lorenzo kurang konsisten dengan tiga kali retired dan menjalani paruh kedua musim yang sulit di mana dia banyak kehilangan angka di balapan basah yang terjadi di Assen, Sachsenring, dan Brno.

“Balapan terakhir 10, karena aku tidak bisa lagi finis dengan cara yang lebih baik,” ungkap Lorenzo di Crash.net.

“Musim ini lima karena terlalu banyak kesalahan dan kesulitan di kondisi dingin dan basah.”

Lorenzo menyudahi musim ini dengan finis ketiga dengan perolehan 233 poin di bawah rekan setimnya Valentino Rossi (249) dan Marquez (298). Selanjutnya, pebalap berusia 29 tahun itu akan menjajal motor Ducati untuk pertama kalinya dalam post-season test di Valencia.

sumber : sport.detik.com